Jumat, 17 Juni 2016

kee unikan ascomycota

ke unikan ; Berdasarkan dari pembahasan diatas maka dapat disimpulkan ciri-ciri Ascomycota. Ciri-ciri Ascomycota adalah sebagai berikut...
  • Menghasilkan askospora sebagai hasil reproduksi seksual dari askus. 
  • Askus memiliki bentuk struktur yang mirip kantong
  • Ascomycota bersifat uniseluler dan multiseluler
  • Ascomycota multiseluler memiliki hifa yang bersekat
  • Sebagian jenis Ascomycota hifa bercabang-cabang dengan membentuk miselium dan tersusun kompak menjadi tubuh buah makroskopis yang disebut dengan askokarp atau askokarpus. 
  • Bentuk askokarp yang beragam atau bervariasi seperti ada yang berbentuk botol, mangkok, dan bola. 
  • Askokarp memiliki banyak askus yang didalamnya terdapat askospora. 
D. Contoh Ascomycota - Anggota jamur dalam devisi Ascomycota disebut dengan fungsi kantong (sac fungi). Para ahli mikologi telah mendeskripsikan sekitar 60.000 fungsi kantong, baik yang uniseluler maupun multiseluler. Contoh-contoh Ascomycota ada yang memberikan memberikan manfaat dan kerugian bagi manusia atau tidak dapat dikonsumsi. Contoh Ascomycota adalah sebagai berikut..
  • Morchella esculenta Morchella esculenta adalah jamur yang memiliki tubuh buah dengan mengandung banyak air. Jamur Morchella esculenta sangat enak dimakan yang dapat ditemukan dibawah pohon buah-buahan.
  • Saccharomyces cerevisiae : Saccharomyces cerevisiae adalah jamur yang bersel satu dan memiliki dinding askus yang tipis dan juga dikenal sebagai khamir. Manfaat atau kegunaan Saccharomyces cerevisiae adalah digunakan dalam pembuatan minuman beralkohol, tapai, dan sebagai pengembang adonan roti. Jamur ini dapat mengubah gula menjadi alkohol dan karbon dioksida (CO2) dengan melalui proses fermentasi (respirasi anaerob). Gas COyang terbentuk akan menjadikan roti mengembang 
  • Trichophyton mentagrophytes : Trichophyton mentagrophytes adalah jenis jamur yang menyebabkan timbulnya penyakit kulit kurap pada tubuh dan kulit kepala
  • Neurospora crassa dan Neurospora sitophila : Neurospora sitophila adalah jamur oncom yang memiliki spora dengan berwarna orange
  • Candida Albicans : Candida albicans adalah hidup parasit pada jaringan epitel yang lembap, seperti saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan alat kelamin wanita atau penyebab keputihan
  • Penicillum notatum dan Penicillium chrysogenum : jamur ini digunakan sebagai pembuatan antibiotik penisilin yang dilakukan dengan cara mengekstraksi biakan cair. Kegunaan penesilin adalah untuk membasmi bakteri, antara lain Neisseria meningitidis, Streptococcus, pneumoniae dan Staphylococcus sp.
  • Claviceps purpurea : Claviceps purpurea adalah jamur Ascomycota yang memiliki warna ungu yang disebut dengan ergot, yang bersifat parasit pada gandum hitam (rye). Jika jamur ini ikut tergiling bersama gandum dan tercampur dalam tepung, dan sampai dikonsumsi manusia, maka yang terjadi akan menimbulkan penyakit gangren. Gejala-gejala yang dialami adalah seperti kejang saraf, rasa panas terbakar, kegilaan temporer (sementara), dan halusinasi.
  • Tuber melanosporum (truffle) : Tuber melanosporum adalah jamur yang hidup dengan bersimbiosis pada akar tumbuhan dengan membentuk mikoriza. Truffle sangat disukai oleh sejumlah ahli pencicip kuliner karena Truffle memiliki cita rasa yang enak. Bagi para pencari Truffle yang menggunakan bantuan penciuman anjing. 
  • Blue mold : Blue mold atau kapang biru adalah jamur yang tumbuh pada buah jeruk. Blue mold merupakan jamur penicillum yang hidupnya saproba
  • Aspergillus flavus : Aspergillus flavus adalah jamur yang pada umumnya hidup saproba pada makanan dan biji-bijian. Koloni dari Aspergillus flavus menghasilkan spora yang memiliki warna cokelat kehijauan atau kehitaman dan menyekresikan senyawa aflatoksin yang bersifat racun bagi manusia. 
Contoh-contoh Ascomycota ada yang memberikan memberikan manfaat dan kerugian bagi manusia atau tidak dapat dikonsumsi